untukmu
Langkah ini tak akan berhenti meski duri tajam telah menanti.
Hujan air
mata tak akan membasahi jiwa yang telah layu. Waktu terus berlalu bersama ribuan kisah, yang kini tengah kurobek disetiap halamannya. Bukan, bukan aku membuangnya. Aku hanya menikmatinya untuk sesaat, lalu akan aku simpan kembali dilaci kenangan. Kau tahu? Sudah kujejalkan semua hingga tak tersisa. Tapi kau tahu apa? Tak ada yang membuatku terkesima, hingga ku harus terus merobek halaman demi halaman dan aku tahu, itu tak akan berakhir. Salam hangat, Catatan kelammu.
mata tak akan membasahi jiwa yang telah layu. Waktu terus berlalu bersama ribuan kisah, yang kini tengah kurobek disetiap halamannya. Bukan, bukan aku membuangnya. Aku hanya menikmatinya untuk sesaat, lalu akan aku simpan kembali dilaci kenangan. Kau tahu? Sudah kujejalkan semua hingga tak tersisa. Tapi kau tahu apa? Tak ada yang membuatku terkesima, hingga ku harus terus merobek halaman demi halaman dan aku tahu, itu tak akan berakhir. Salam hangat, Catatan kelammu.
Komentar
Posting Komentar